Tag Archives: Sengon Solomon

Keunggulan Menggunakan Bibit Solomon Kulktur jaringan

Keunggulan Menggunakan Bibit Solomon Kulktur jaringan

Diantara bibit pohon sengon, bibit sengon Solomon dengan menggunakan kultur jaringan merupakan bibit yang paling unggul. Bibit ini mempunyai keunggulan dibandingkan jenis bibit lainnya, seperti bibit sengon Jawa, sengon Morotai, sengon Purworejo dan lain-lain.

Bibit sengon Solomon mempunyai beberapa keunggulan diantaranya:

  1. Bibit yang dihasilkan relatif lebih seragam dalam pertumbuhannya.
  2. Dapat diproduksi dengan jumlah yang banyak.
  3. Produk yang dihasilkan akan terbebas dari penyakit.
  4. Pengadaan bibit tidak tergantung musim.
  5. Mempunyai pertumbuhan 2x lipat dibandingkan sengon lokal.
  6. Menghasilkan panen yang lebih banyak dibandingkan sengon lainnya.
  7. Mempunyai diameter yang lebih besar.
  8. Mempunyai batang pohon yang lebih tinggi.
  9. Lebih tahan penyakit.
  10. Kayunya lebih lurus dan percabangan sedikit.
  11. Bisa hidup hingga ketinggian 1000 meter dari permukaan laut.
  12. Saat berumur 8 tahun batang sengon mempunyai diameter 60 cm dan ketinggian sekitar 25 meter.
  13. Memperoleh sifat yang dikehendaki dari sifat pohon indukannya.

 

Dari beberapa keunggulan diatas, maka sudah selayaknya para pekebun menggunakan bibit sengon Solomon di bandingkan dengan sengon jenis lain yang harganya lebih murah. Memang ada kendala dalam masalah harga yang di tawarkan sedikit lebih mahal yang menyebabkan para pekebun menggunakan sengin Jawa atau sengon Morotai. Namun bila hasilnya kurang menggembirakan maka sebaiknya kita menggunakan sengon Solomon kultur jaringan.

Secara sekilas, kita bisa membedakan bibit sengon Solomon dengan sengon jenis lainnya yaitu ukuran daunnya yang lebih besar di bandingkan sengon lainnya. Daun sengon Solomon lebih lebar dan berwarna hijau muda. Sedangkan daun sengon lain ukuran lebih kecil dan warnanya lebih pekat.

Sengon Solomon cepat tumbuh

Salah satu kelebihan utama sengon Solomon yaitu pertumbuhan yang sangat cepat, perbandingan 2 kali lipat di bandingkan sengon biasa. Contohnya saja pada umur 2 tahun, sengon Solomon telah berdiameter 14 cm sedangkan sengon lain berdiameter 7 cm. Pohon sengon Solomon juga relatif  lebih tinggi dan lurus, dengan percabangan yang lebih sedikit. Serat kayu Solomon juga lebih rapat namun kayunya ringan.

Harga benih sengon memang bervariasi, untuk sengon lokal dijual Rp150.000,- sengon merah berkisar Rp350.000,- sengon Solomon bisa mencapai hampir 1 juta hingga Rp2.000.000,- Terkadang hal ini yang menyebabkan orang memutuskan menggunakan sengon lokal karena harganya yang murah. Walaupun untuk hasil panen nanti sangat signifikan hasilnya. Untuk itu penggunaan bibit sebaiknya melalui pemikiran dan persiapan yang matang.

Salah satu kelemahan dari sengon Solomon adalah mempunyai keterlambatan dalam berbuah. Sengon Solomon baru berbuah setelah berumur 10 tahun, itupun dalam jumlah yang sedikit. Pada saat di tanam kembali bahkan mempunyai kemungkinan tidak tumbuh. Hal itu sangat sangat jauh berbeda dengan sengon biasa yang telah berbuah pada umur 3-4 tahun.

 Pembudidayaan sengon Solomon dari biji atau benih membutuhkan waktu yang lama, sekitar 5 tahun. Di samping itu tingkat kemurniannya sekitar 5 %. Sementara dari kultur jaringan mempunyai kualitas 95 % yang hampir sama dengan indukan sehingga bibit lebih terjamin.  Dari berbagai fakta tersebut pembeli sebaiknya teliti dengan memilih bibit yang  memiliki sertifikat dari Departemen Kehutanan.

Dan jika anda menginginkan bibit kayu sengon, olahan kayu sengon maupun log kayu sengon dengan berbagai ukuran, kami menjual baik grosir maupun eceran. Silahkan hubungi kami di:

 

085 748 491242

Kata Terkait: Pohon Sengon, Tanaman Sengon, Jenis Sengon, Sengon Solomon, Keunggulan Sengon Solomon

.

.

 

Bagaimana Cara Mengetahui Ciri Bibit dan Pohon Sengon Solomon Saat Membeli?

Bagaimana Cara Mengetahui Ciri Bibit dan Pohon Sengon Solomon Saat Membeli?

Dahulu kayu sengon belum setenar sekarang. Banyak masyarakat menggunakannya sebatas kebutuhan untuk rumah tangga. Misalnya dalam konstruksi bangunan, peralatan rumah tangga bahkan ranting yang kecil bisa di jadikan sebagai kayu bakar. Orang belum berfikir untuk berinvestasi pohon sengon yang dapat menopang dan meningkatkan pendapatan.

Dahulu sengon memang belum mempunyai varietas yang unggul. Sengon yang berada di pasaran masih sengon lokal yang mempunyai beberapa kelemahan seperti masa panennya yang masih lama (berkisar 10 tahun, hingga kebutuhan kayu yang belum sebanyak sekarang ini.

Seiring perkembangan teknologi, di temukan berbagai varietas baru yang membuat masa menunggu panen menjadi lebih singkat, sekitar 5-7 tahun sudah bisa di panen. Di samping itu diameter pohon sengon menjadi lebih besar, sehingga kayu yang di hasilkan semakin banyak. Kayu sengon termasuk kayu yang awet, cepat kering dan lunak saat digergaji sehingga pemanfaatannya semakin meluas.

Setelah berkembang menjadi beberapa varietas dan mengetahui keunggulan masing-masing jenis sengon, banyak masyarakat yang berlomba-lomba membeli bibit sengon kualitas bagus dengan harapan pada saat panen akan mengalami peningkatan pendapatan. Agar tidak tertipu dengan iklan yang terpasang di berbagai media cetak maupun media online, maka kita perlu mengetahui berbagai ciri-ciri bibit sengon dan benih pohon sengon:

Bibit Sengon Solomon

Bibit Sengon Solomon

Ciri- ciri biji sengon Solomon:

  1. Biji sengon lebih panjang
  2. Bentuk agak runcing dan pipih
  3. Ukuran biji lebih besar di bandingkan sengon biasa

Ciri-ciri pohon sengon Solomon:

  1. Daun berwarna hijau pekat
  2. Bentuk daun lebih lebar
  3. Batang lebih lurus
  4. Sedikit bercabang
  5. Diameter pohon lebih besar
  6. Warna batang agak putih

Pertumbuhan pohon sengon di bandingkan sengon jenis lain:

Jika dibandingkan dengan pertumbuhan sengon lokal, sengon Solomon mempunyai pertumbuhan yang lebih cepat di bandingkan sengon biasa. Sengon Solomon ditanam dalam waktu 38 hari maka pertumbuhannya mencapai 27 cm.

Pohon sengon Solomon juga mempunyai kelebihan antara lain lebih tahan terhadap serangan penyakit, bisa hidup di lahan yang tandus, mempunyai pertumbuhan yang lebih cepat dibandingkan sengon lainnya, postur lebih tinggi dan diameter lebih besar di bandingkan sengon biasa, batang sengon Solomon juga lebih lurus. Jadi dengan kelebihan tersebut membuat petani mempunyai potensi mendapatkan keuntungan yang lebih banyak. Apalagi sengon lokal potensi mendapat serangan berbagai penyakit seperti parut puru dan ulat kayu.

Bibit sengon Solomon asli biasanya mempunyai sertifikat asli dari Departemen Kehutanan Republik Indonesia. Jadi pada saat pembeli datang ke pembelian benih sengon Solomon asli, akan mendapatkan fotokopi sertifikat. Jadi keaslian dari benih itu telah terjamin.

Hal itu penting karena sekarang marak pemalsuan bibit sengon. Dengan membeli sengon yang asli maka kita bisa mendapatkan bibit yang berkualitas. Apalagi kelebihan sengon Solomon sangat banyak di bandingkan sengon lokal. Memang banyak penjual bibit yang mengatakan bahwa sengon lokal juga bagus bila di tanam. Memang itu tidak selamanya salah. Bagaimanapun sengon mempunyai potensi untuk dijadikan ladang bisniNamun melihat perbedaan yang sangat nyata pada saat sengon berumur 1 tahun dan masa pertumbuhan sesudahnya maka kita sebaiknya menggunakan sengon dengan kualitas terbaik. Dan itu hanya terdapat pada sengon Solomon dengan metode kultur jaringan.

Bibit Sengon

Bibit Sengon

Dan jika anda menginginkan bibit kayu sengon, olahan kayu sengon maupun log kayu sengon dengan berbagai ukuran, kami menjual baik grosir maupun eceran. Silahkan hubungi kami di:

 

085 748 491242

Kata Terkait : Pohon Sengon, Tanaman Sengon, Bibit Sengon, Macam-macam Sengon, Sengon Solomon