Upaya Meningkatkan Produktivitas dengan Menanam Pohon Sengon Pada Lahan Kritis

Upaya Meningkatkan Produktivitas dengan Menanam Pohon Sengon Pada Lahan Kritis

Lahan kritis adalah lahan yang mengalami kerusakan secara fisik, kimia dan biologi  sehingga kehilangan nilai ekonomisnya. Lahan kritis ternyata minus unsur hara. Untuk itu lahan kritis sering di abaikan oleh masyarakat karena dinilai tidak produktif. Jika di olah tentu membutuhkan banyak sekali biaya guna tercukupinya tanaman akan unsur hara.

Namun ada upaya untuk memulihkan atau konservasi lahan kritis dengan cara menanam pohon lebih rapat dari biasanya. Dengan menanam rapat maka akan menutupi permukaan tanah lebih cepat. Penutupan tanah oleh tanaman akan mengurangi penguapan air tanah. Di samping itu bisa mengurangi aliran air saat hujan lebat tiba. Daun sengon yang berjatuhan justru membawa keuntungan karena bisa menjadi pupuk hijau dan menjadi tempat bagi biota tanah seperti cacing.

Pohon sengon sangat cocok ditanam di lahan kritis karena bakteri Rhizobium sp yang ada di akar sengon dapat mengikat nitrogen dan berperan pengganti urea. Untuk lahan kritis dan mempunyai kemiringan yang cukup curam sebaiknya penanaman menggunakan sistem tumpang sari.

Budidaya-tanaman-sengon-lapak-nasa

Pupuk untuk memacu pertumbuhan

Untuk lahan kritis, perlu dilakukan pengolahan tanah terlebih dahulu. Untuk 10 hektar tanah lahan kritis maka kita perlu menaburkan 6,7 ton kapur dan 6,7 ton pupuk organik yang terdiri dari kotoran kambing dan sapi ke lahan kritis. Kita juga perlu menaburkan  66,7 kg campuran pupuk ZA, NPK dan KCL dengan perbandingan 2 : 1 : 1. Lahan kritis ditanami sengon dalam jumlah banyak sekitar 3700 bibit per hektar.

Pembuatan gundukan

Sebelum kita menanam sengon, lahan yang kita olah dibuat gundukan setinggi 30 cm dan lebar 60 cm. Jarak antar gundukan sekitar 1 meter. Pada gundukan dibuat lubang untuk tempat menanam benih. Setelah 2 minggu, lahan dapat ditanami tanaman pendukung seperti cabe terlebih dahulu. Setelah cabe berumur 3 bulan, pohon sengon dapat mulai ditanam. Benih pohon sengon yang ditanam yang mempunyai tinggi sekitar 30 cm. Penanaman pohon sengon sebaiknya pada awal musim hujan atau setidaknya 2 bulan menjelang musim kemarau.

Salah satu keuntungan menggunakan sistem tumpangsari  yaitu kita bisa mengerjakan satu pekerjaan untuk 2 jenis tanaman berbeda sekaligus. Seperti menyiangi tanaman. Cabe dipanen beberapa kali, setelah masa panen sudah habis, batang cabe dapat dicabut. Sedangkan sengon sudah mulai tumbuh lebih besar.  Dengan sistem tumpangsari maka akan menekan bibit sengon sekitar 10-30%. Hal itu karena bibit sengon memperoleh pupuk dari pemupukan cabe.

Untuk sengon bisa disiangi minimal 6 bulan sekali. Setelah penyiangan maka kita memberi pupuk urea, kalium dan fosfat. Pemberian pupuk tersebut berlanjut hingga sengon berumur 3 tahun.

Sistem penjarangan tanaman

Seperti halnya pada lahan subur, penanaman pohon sengon di lahan kritis juga perlu penjarangan. Pada lahan kritis, penjarangan dilakukan setelah pohon sengon berumur 2 tahun. Pada saat kita melakukan penjarangan, kita harus melakukannya dengan hati-hati agar pohon yang ada di sekitar tidak mengenai tajuk lain. Yang sebaiknya ditebang adalah pohon yang pertumbuhan di bawah rata-rata.

Pada saat melakukan penjarangan pada umur 2 tahun akan berbeda jika kita melakukan penjarangan pada umur 3 -5 tahun. Pada umur 2 tahun, penjarangan dengan cara ditebang dalam satu baris. Sedangkan pada umur 3-5 tahun, penjarangan dalam satu barisan dibuat berselang-seling.

Mengatasi hama pada sengon

Pada umur 5 bulanan, tetap dilakukan penjarangan yang dilakukan pada pohon yang berdiameter besar. Penjarangan dilakukan untuk memperkecil resiko terhadap hama seperti boktor Xystrocera festiva. Hama ini mempunyai daya jelajah yang tinggi. Boktor bisa mencapai 2 meter – 4 meter sekali terbang. Maka jika tajuk pohon sengon semakin rapat, maka resiko terjangkitnya penyakit boktor akan semakin besar. Boktor dapat bertelur di kayu sengon, yang berakibat rusaknya kayu. Sehingga kayu tidak layak jual.

Pohon Sengon

Pohon Sengon

Di samping serangan boktor, serangan karat puru juga perlu di waspadai. Hal itu disebabkan oleh kelembaban yang tinggi pada tanaman rapat yang bisa menyebabkan tumbuhnya cendawan Uromycladium tepperianum yang merupakan penyebab karat puru atau karat tumor. Untuk menceganya, maka sanitasi kebun perlu diperhatikan dengan seksama. Dengan memperhatikan sanitasi kebun, maka akan memperkecil terjadainya hama. Dengan demikian produktivitas kayu sengon bisa meningkat.

Dan jika anda menginginkan bibit kayu sengon, olahan kayu sengon maupun log kayu sengon dengan berbagai ukuran, kami menjual baik grosir maupun eceran. Silahkan hubungi kami di:

 

085 748 491242

Kata Terkait : Sengon, Pohon Sengon, Kayu Sengon, Harga Sengon, Budidaya Sengon, Jual Kayu Sengon, Jual Bibit Sengon, Harga Kayu Sengon, Harga Bibit Sengon

Advertisements

Tagged: , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: