Penyakit Ulat Kayu Pada Sengon dan Cara Menanggulanginya

Penyakit Ulat Kayu Pada Sengon dan Cara Menanggulanginya

Pohon sengon merupakan salah satu pohon yang saat ini menjadi pilihan masyarakat untuk di tanam di kebun atau lahan miliknya. Harganya yang cukup tinggi di pasaran makin menggairahkan bisnis perkayuan di Indonesia. Sengon sendiri yang berasal dari bibit unggul bisa mulai di panen pada saat umur 5-7 tahun. Sedangkan sengon lokal bisa mencapai umur 10 tahunan baru bisa di panen.

Di samping mengetahui pemeliharaan ,petani juga harus mengetahui berbagai penyakit yang menyerang tanaman sengon agar bisa mengendalikan saat hama penyakit itu datang. Penyakit tanaman sengon sangat bervariasi. Dan bisa menyerang jenis sengon mana saja.

Seperti halnya yang menyerang pada kebun sengon di daerah Klaten. Sengon yang mereka tanam mendapat serangan ulat kayu. Serangan ulat kayu ini termasuk sulit di berantas. Ulat yang menjadi pemacunya berada di bagian dalam kayu. Hama ulat kayu menyerang bagian kambium dan kayu yang masih berumur muda. Bila sampai menjalar ke area kebun secara meluas, bukan tidak mungkin petani akan mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Munculnya ulat  kayu ini disebabkan oleh pemupukan yang  tidak tepat. Jadi untuk menghindari dari serangan ulat kayu, pupuk kandang yang digunakan harus yang sudah jadi. Biasanya pada saat kita akan menggunakan pupuk, kita terlebih dahulu mengeringkan dan memberi kapur agar segala bakteri mati.

Jika kita menggunakan pupuk yang belum matang/ jadi maka ada kemungkinan sengon yang kita tanam akan terjangkit penyakit ulat kayu.  Ulat kayu tersebut sebesar kelingking dan akan memakan kambium dan bisa menyebabkan batang keropos dan mudah patah. Apalagi yang menjadi sasaran ulat kayu adalah sengon yang masih muda.

Tanaman yang diserang  mempunyai ciri fisik seperti batang berlubang dan banyak kotoran berwarna merah pada bagian batang yang diserang. Pohon yang diserang akan mudah patah. Penyakit ini biasanya datang pada saat musim hujan.

Cara menanggulangi penyakit ulat kayu

Jika ulat kayu sudah merajalela dan terlanjur sulit untuk di berantas, maka terpaksa harus di panen lebih awal. Hal itu untuk mengurangi kerugian akibat penyakit ulat kayu. Juga agar kerusakan tidak semakin parah. Jadi tanaman sengon yang seharusnya di panen pada umur 10 tahun, akhirnya terpaksa di panen pada umur 5 tahunan.

Ada beberapa masyarakat yang mencoba memberantas ulat kayu dengan cara kayu di kupas kulitnya, kemudian pada bagian yang terkena ulat kayu dibersihkan. Cara ini memang memakan waktu yang agak lama, terutama bila yang mendapat serangan ulat kayu ini berada di area yang luas. Bila sengon yang dikupas masih kecil atau berumur muda maka masih ada kemungkinan sengon dapat tumbuh kembali walaupun pertumbuhan akan kurang optimal di bandingkan sengon yang tidak mendapatkan serangan ulat kayu.

Pohon Sengon

Dan jika anda menginginkan bibit kayu sengon, olahan kayu sengon maupun log kayu sengon dengan berbagai ukuran, kami menjual baik grosir maupun eceran. Silahkan hubungi kami di:

 085 748 491242

Kata Terkait : Pohon Sengon, Tanaman Sengon, Penyakit Sengon, Pengendalian Penyakit Sengon, Penyakit Ulat Kayu, Penjual Kayu Sengon, Jual Kayu Sengon, Jual Bibit Sengon, Harga Kayu Sengon, Harga Bibit Sengon

Advertisements

Tagged: , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: