Mengatasi Penyakit Parut Puru Pada Kayu Albasia atau Sengon

Mengatasi Penyakit Parut Puru Pada Kayu Albasia atau Sengon

Saat ini Departemen Kehutanan terus menggalakkan program penanaman pohon dengan target satu juta pohon. Hal tersebut sebagai wujud keprihatinan pada banyaknya penebangan liar yang mengakibatkan erosi di beberapa tempat juga untuk menyediakan suplai oksigen yang menyegarkan bagi masyarakat.

Sekarang tidak hanya pemerintah yang menggalakkan namun di dukung masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, organisasi masyarakat hingga pihak swasta yang mendukung upaya pemerintah untuk melakukan penghijauan dan menyediakan kebutuhan kayu bagi industri dan rumah tangga. Sekarang di bebagai daerah terdapat Tahura (tanaman hutan rakyat) yang pengelolaannya di lakukan oleh penduduk lokal. Sayangnya di tengah upaya pemerintah melakukan program penanaman, upaya sosialisasi  terhadap masyarakat tentang berbagai macam penyakit yang menyerang pada tanaman sengon masih cukup kurang.

Salah satu penyakit yang menyerang pada pohon sengon adalah karat puru.  Karat puru adalah penyakit yang menyerang kayu sengon/ albasia yang bisa mengakibatkan kematian pada pohon tersebut.

Ciri-ciri pohon sengon yang terkena penyakit parut puru adalah di temukannya benjolan pada dahan, daun, batang, cabang dan ranting pohon. Penyakit ini cukup berbahaya karena bisa menyebabkan kematian pohon sengon. Penyakit ini menyerang tidak hanya pada pohon yang sudah besar namun bisa menyerang pada sengon yang masih menjadi benih di persemaian hingga sengon berumur 3 tahun.

Cara menanggulangsinya dengan mengembangkan teknik pengendalian hama dan penyakit tanaman secara efektif. Dengan begitu penyebaran penyakit ini bisa dikendalikan dan dapat merugikan industri kayu rakyat. Masyarakat harus mengetahui cara penanggulangannya agar tidak menyebar.

Penyakit Karat Puru

Penyakit Karat Puru

Penyebab penyakit parut puru

Penyebab dari karat puru adalah adanya Uromycladium notabile dan Uromycladium tepperianum yang menyebabkan timbul bintil-bintil pada tunas dan kayu sengon yang bisa meyerang sebagian besar dari bagian pohon sengon.

Gejala yang di timbulkan:

  1. Adanya pertumbuhan lebih pada bagian sengon yang diserang
  2. Pembengkakan lokal pada bagian pohon seperti daun, batang dan cabang
  3. Pembengkakan berubah menjadi bitil-bintil kecil (puru/ gall)
  4. Jika sudah menyerang seluruh bagian pohon, maka pohon sengon dapat mati.

Pengendalian penyakit parut puru:

  1. Menghilangkan karat puru

Bagian dari pohon sengon yang terkena parut puru dihilangkan dengan cara diambil, di kupulkan dan dikubur dalam tanah agar tidak menular.

  1. Batang pohon yang terinfeksi di beri labur dan disemprot dengan larutan.

Bahan yang digunakan:

  • kapur 1 kg dilarutkan dalam air 5 – 10 liter
  • Belerang 1 kg dilarutkan dalam 5 – 10 liter
  • kapur di campur dengan belerang dengan perbandingan 1 : 1 dilarutkan dalam air 5 – 10 liter
  • kapur di campur dengan garam dengan perbandingan 10 : 1 dilarutkan dalam air 5 – 10 liter
  • belerang di campur garam dengan perbandingan 10 : 1 di larutkan dalam air 5 – 10 liter.
Karat Puru

Karat Puru

Setiap larutan dapat digunakan untuk 50 pohon yang terkena penyakit parut puru. Bahan yang digunakan untuk larutan labor lebih pekat di bandingkan larutan untuk bahan penyemprot. Agar lebih bersih, larutan perlu di saring terlebih dahulu sebelum di lakukan upaya penyemprotan. Jika tidak di saring maka penyemprotan tidak akan berjalan dengan lancar karena ada potensi untuk tersumbat.

Untuk itu jika kita akan memelihara sengon kita harus mengetahui berbagai gejala dan penanganannya agar pohon sengon yang kita tana terhindar dari penyakit dan dapat menghasilkan panen pohon sengon sesuai yang kita harapkan.

Dan jika anda menginginkan bibit kayu sengon, olahan kayu sengon maupun log kayu sengon dengan berbagai ukuran, kami menjual baik grosir maupun eceran. Silahkan hubungi kami di:

085 748 491242

Kata Terkait : Kayu Sengon, Pohon Sengon, Batang Sengon, Penyakit Sengon, Pencegahan Penyakit, Pengobatan Penyakit

Advertisements

Tagged: , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: