Menanam Benih Sengon Agar Menghasilkan Pohon Sengon yang Berkualitas

Menanam Benih Sengon Agar Menghasilkan Pohon Sengon yang Berkualitas

Dalam menanam sengon laut, kita harus memastikan bibit yang kita tanam merupakan bibit yang berkualitas. Sengon sendiri sangat beradaptasi terhadap lingkungan dan dapat di tanam hampir di semua jenis lahan. Yang perlu di perhatikan pada saat menanam sengon, lahan yang di gunakan untuk menanam tidak tergenang air. Juga saat penanaman di lahan, bibit tersebut mendapatkan air hujan sekitar 3 bulan.  Lebih ideal jika lahan tersebut berada di sekitar aliran sungai yang mengalir sepanjang tahun. Jadi kebutuhan airnya tercukupi.

Waktu penanaman bibit sengon

  • Penanaman bibit sengon sebaiknya di lakukan pada awal musim penghujan. Paling tidak penanaman di lakukan 2 bulan sebelum musim hujan selesai. Jika tidak maka bibit belum memiliki perakaran yang kuat di tanah yang bisa mengakibatkan kematian.
  • Bibit sengon yang baik mempunyai ukuran 30 cm yang belum mempunyai perakaran yang banyak didalam polibag. Jadi kemungkinan tanaman akan tumbuh simetris antara tanaman yang di permukaan dan yang didalam tanah.
  • Bila ingin membuat benih sengon sendiri maka perlu penjadwalan yang tepat agar bibit siap tanam dengan ketinggian yang ideal. Waktu yang paling baik dilakukan yakni 4 bulan sebelum datangnya musim hujan. Sengon sendiri membutuhkan waktu minimal 4 bulan untuk tumbuh dari biji hingga menjadi bibit sengon setinggi 30-40 cm.
Benih Sengon

Benih Sengon

Pemilihan Bibit sengon

  • Saat kita menanam benih sengon pastikan bibit yang di gunakan berkualitas agar hasilnya juga berkualitas tinggi. Benih yang dibuat sendiri dengan diperbanyak dari biji yang ada di sembarang kebun. Biji yang tersebar di kebun yang tidak terkontrol mempunyai kemungkinan berasal dari keturunan yang sama. Sehingga mempunyai kemungkinan membawa sifat cacat genetika (tumbuh kerdil dan mudah mati). Prosentase bahkan bisa mencapai 60 %.
  • Jenis-jenis bibit sengon
  1. Sengon Jawa

Warba kulit abu-abu muda kehijauan dan mempunyai berat jenis yang lebih tinggi di bandingkan jenis sengon laut.

  1. Sengon Luat Purworejo

Mempunyai pertumbuhan lebih cepat dibandingkan sengon Jawa. Umumnya digunakan dalam industri kayu.

  1. Sengon Solomon
  2. Mempunyai keunggulan dalam prcepatan pertumbuhan dibandingkan jenis sengon Morotai jika saja mendapatkan ketersediaan air selama 6 bulan/ tahun. Mempunyai postur yang lebih tinggi dan diameter lebih besar dibandingkan jenis sengon lainnya.
  3. Sengon Morotai

          Mempunyai ketahanan terhadap kekeringan dibandingkan sengon Solomon.

  • Perbanyakan bibit sengon dari biji/ generatif

   Kelemahan dari perbanyakan sistem generatif akan menghasilkan anakan yang bervariasi.

  • Perbanyakan dengan kultur jaringan/ vegetatif. Perbanyakan ini dengan multiplikasi jaringan tanaman.

   Jadi bibit yang sama diperbanyak berkali-kali.

   Keunggulan jika menggunakan bibit kultur jaringan yaitu:

  1. Memiliki pertumbuhan yang hampir seragam.
  2. Tidak membawa bibit penyakit

Perbedaan dalam menentukan bibit sengon yang kita pilih akan membawa dampak pada keuntungan yang akan kita dapatkan. Dengan menggunakan bibit yang asal-asalan pada awalnya menguntungkan tapi pada akhirnya akan mempengaruhi hasil panen yang justru akan terlihat perbedaan dan nilai kerugian akibat dari menggunakan bibit yang asal-asalan.

Jarak antar tanaman sengon

  • Jarak antar tanaman yang berdekatan sekitar 1,5 m x 1,5 m atau 2 m x 2 m maka akan menyebabkan pertumbuhan lebih tinggi karena tanaman saling berebut sinar matahari. Namun mempunyai resiko tanaman akan mudah patah saat terkena angin kencang. Penanaman bibit yang terlalu rapat juga akan menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi terhambat karena saling berebut makanan. Perlu diketahui bahwa pertumbuhan tanaman yang paling bagus terjadi di bagian luar blok penanaman.
  • Pada umumnya petani sengon menanam jarak tanam sengon dengan jarak 2 x 3 meter, 3 x 3 meter, 3 x 4 meter, 4 x 4 meter. Ternyata setelah diteliti jarak tanam 4 x 4 meter mempunyai diameter yang lebih besar di bandingkan jika sengon di tanam pada jarak yang lebih rapat. Kayu sengon sendiri yang berdiameter besar lebih mahal di bandingkan kayu sengon dengan diameter yang lebih kecil.

Setelah 4 tahun usia tanam sengon diperoleh data sebagai berikut:

  1. Untuk jarak 4 x 4 meter diperoleh diameter 24 cm
  2. Untuk jarak 2 x 3 meter di peroleh diameter 18 cm

 

Bibit Sengon

Bibit Sengon

Ada beberapa hal yang perlu kita ketahui tentang system jarak tanaman:

  1. Jika kita menanam lebih rapat berarti kita akan mengeluarkan biaya umtuk bibit dan tenaga kerja yang lebih besar. Jadi termasuk kurang efisien
  2. Jika menanam dengan jarak yang renggang maka kita perlu memangkasnya agar lebih efektif. Kita tidak perlu melakukan penebangan 2 kali (biasanya di lakukan pada jarak tanam yang lebih rapat bertujuan untuk penjarangan tanaman). Dengan demikian maka bisa meringankan modal kita.
  3. Setelah dipelajari ternyata jarak ideal untuk menanam pohon sengon dengan jarak tanam 3 x 3 meter dengan pola tanam segitiga dengan memacu pertumbuhan menggunakan trikoderma/ cendawan/ fungi yang banyak ditemukan di dalam hutan/ didalam tanah. Setelah 4 dan 7 tahun baru kita melakukan penebangan.

Cara menanam bibit sengon:

  1. Buatlah lubang dengan ukuran 40 cm x 40 cm x 40 cm. Tanah lapisan atas setebal 5 cm dari permukaan tanah (top soil) diletakkan di sebelah kiri. Sedangkan sisanya diletakkan di sebelah kanan.
  2. Masukkan tanah top soil ke dalam lubang. Bibit yang ada di dalam polybag di keluarkan dan dimasukkan ke dalam lubang tanam. Masukkan 1-2 kaleng susu pupuk kandang yang telah di fermentasi dan 100 gram pupuk ponska/ NPK. Setelah itu tutup lubang dengan sisa tanah yang tersedia.
  3. Pada umur tanaman sekitar 2-4 minggu, tanaman perlu di semprot dengan Decis agar terbebas dari serangga pemakan daun.
  4. Pada umur 2- 5 bulan, dilakukan penyiangan terhadap rumput pengganggu. Di samping itu lakukan pemupukan dengan pupuk NPK. Jika masih ada serangga maka perlu dilakukan penyemprotan lagi. Pohon yang banyak rantingnya perlu di pangkas.
  5. Setelah tanaman berumur 1 tahun dan 2 tahun. Perlu di lakukan lakukan pemupukan dengan pupuk kandang dan pupuk NPK. Caranya gali lubang tanam berukuran sama di antara 4 pohon lalu isi dengan 0,3 m3 pupuk kandang dan 0,5 kg NPK. Bersihkan dari berbagai tanaman pengganggu.
  6. Pada saat ini kita bisa melakukan penanaman berbagai tanaman seperti kacang panjang, kacang hijau, kacang kedelai dan tanaman polong-polongan lainnya.

Itulah beberapa hal yang perlu kita perhatikan kala menanam pohon sengon. Dengan pembibitan yang berkualitas, pemupukan yang tepat serta perawatan yang teratur maka pohon sengon kita bisa menghasilkan pohon yang mempunyai bentuk lurus, diameter yang besar dan tidak bercabang. Harga yang di tawarkan akan lebih tinggi dibandingkan dengan sengon yang bercabang dengan diameter yang lebih kecil.

Dan jika anda menginginkan bibit kayu sengon, olahan kayu sengon maupun log kayu sengon dengan berbagai ukuran, kami menjual baik grosir maupun eceran. Silahkan hubungi kami di:

085 748 491242

Kata Terkait : Pohon Sengon, Benih Sengon, Bibit Sengon, Penanaman Pohon, Penanaman Pohon Sengon

Advertisements

Tagged: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: