Gurihnya Budidaya Sengon Solomon

Gurihnya Budidaya Sengon Solomon

Salah satu jenis tanaman kayu yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat di pulau Jawa adalah sengon. Tanaman ini banyak dibudidayakan di hutan rakyat dengan pola agroforestri maupun tegakan homogen. Sengon banyak dibudidayakan oleh masyarakat di Jawa dikarenakan masak tebangnya relatif pendek (4-5 tahun), mudah perawatannya serta tidak memerlukan tempat tumbuh yang khusus, kayunya serbaguna, membantu menyuburkan tanah, memperbaiki kualitas lahan, serta memberikan keuntungan yang tinggi dikarenakan kayu sengon banyak digunakan untuk kayu pertukangan, bahan bangunan ringan, bahan baku pulp dan kertas, peti kemas, papan partikel dan daunnya sebagai pakan ternak.

Sengon termasuk jenis tanaman cepat tumbuh (fast-growing tree species). Di saat kebutuhan bahan baku industri kayu yang berasal dari hutan alam semakin menurun, sengon diharapkan sebagai penyedia bahan baku untuk kebutuhan tersebut. Beberapa tahun terakhir, jumlah tanaman sengon yang dibudidayakan semakin meningkat baik dalam skala kecil maupun besar. Berdasarkan data dari Kementrian Kehutanan (2004), jumlah tanaman sengon yang dibudidayakan di hutan rakyat tercatat sebesar 60 % populasi berada di propinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Habitat alami sengon di Indonesia berada di Pulau Papua dan kepulauan sekitarnya. Sengon secara alami juga tumbuh di Papua Nugini, Selandia Baru, dan di kepulauan Solomon. Tanaman dari keluarga Fabaceae ini termasuk salah satu spesies paling cepat tumbuh di dunia, mampu tumbuh 8 m/ tahun dalam tahun pertama penanaman. Saat ini di masyarakat telah banyak dibudidayakan pohon sengon dari beberapa provenan (asal tumbuh) salah satunya adalah sengon yang berasal dari kepulauan Solomon. Sengon solomon dikenal memiliki pertumbuhan tiga kali lipat dibandingkan dengan sengon lokal.

Sengon solomon mampu tumbuh mulai dari pantai sampai ketinggian 1600 mdpl. Namun, tempat tumbuh optimal pada kisaran 0-800 mdpl. Di Pulau Jawa sendiri, sengon diduga tumbuh paling baik pada ketinggian antara 250-400 mdpl, pada iklim lembab panas dengan suhu rata-rata per tahun berkisar antara 26°-30° C. Sengon solomon mampu tumbuh pada lahan kurang subur dan tanpa pemupukan, namun tumbuh tidak baik pada lahan dengan drainase yang jelek.

Sengon solomon tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki 15 hari hujan dalam 4 bulan terkering. Curah hujan rata-rata yang cocok untuk tanaman ini adalah 2000-2700 mm. Tanaman ini mampu tumbuh di berbagai jenis tanah, mulai dari yang berdrainase jelek hingga yang baik, serta dari yang tanah miskin hara hingga tanah subur. Pada tanah yang basah maupun relatif kering, pertumbuhan sengon relatif cepat karena perakarannya tahan terhdap kekurangan zat asam. Sedangkan pada tanah vulkanis yang subur seperti tanah lahar sengon tumbuh dengan memuaskan. Persyaratan tekstur tanah yang sesuai bagi sengon adalah lempung dengan derajat keasaman tanah berkisar netral sampai asam.

Melihat syarat pertumbuhan sengon solomon tersebut menyebabkan sengon solomon tumbuh dengan baik di Pulau Jawa. Adanya permintaan bahan baku industri yang semakin meningkat, menyebabkan peningkatan jumlah lahan budidaya sengon di hutan rakyat. Hal ini tentunya menjadi peluang yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Advertisements
penanaman sengon

Cara Penanaman Sengon Solomon

Cara Penanaman Sengon Solomon

Penanaman sengon solomon supaya mampu tumbuh dengan baik perlu mengikuti tata cara yang telah disusun. cara menanam pohon sengon agar cepat besar Ada tiga tahap dalam proses penanaman sengon solomon, yaitu:

Gurihnya Budidaya Sengon Solomon

Gurihnya Budidaya Sengon Solomon

  1. Pembersihan lahan dan pengolahan tanah

Proses pembersihan lahan perlu dilakukan secara total guna menghilangkan gulma dan tanaman pengganggu yang mempengaruhi pertumbuhan sengon solomon. Pembersihan lahan dapat dilakuakan secara mekanis menggunakan sabit/ golok. Pembersihan tahap awal dilakukan dengan menghilangkan semak-semak dan tanaman besar yang sekiranya akan mengganggu pertumbuhan sengon solomon. Tahap selanjutnya adalah pembersihan rumput atau gulma secara total dari lokasi lahan.

 

  1. Pemasangan ajir dan pembuatan lobang tanam

Ajir merupakan penanda letak bibit sengon soloman akan ditanam. Pada umumnya ajir dibuat menggunakan bamboo dengan tinggi 50-75 cm. Pemasangan ajir dilakukan secara seksama mengikuti jarak tanam yang akan digunakan (2 x 2 m, 3 x 2 m, 3 x 3 m). Ajir harus ditancapkan secara tegak lurus dikarenakan ajir digunakan untuk menentukan posisi lubang tanam dan posisi tanam sengon solomon.

Untuk pembuatan lobang tanam perlu memperhatikan langkah-langkah berikut:

  1. Lubang tanam dibuat setelah penancapan ajir selesai.
  2. Pembuatan lobang tanam dilakukan dengan mencabut ajir terlebih dahulu.
  3. Lubang tanam dibuat dengan ukuran 30 x 30 cm dengan kedalaman 30 cm.
  4. Tanah hasil galian 15-20 cm pertama sisihkan di sebelah kanan lubang tanam, sedangkan sisa tanah galian kedalaman 20-30 cm diletakkan di sisi kiri lubang tanam.
  5. Setelah lubang tanam selesai dibuat, ajir ditancapkan kembali.

Pada lubang tanam yang telah selesai dibuat kemudian dilakukan pemberian pupuk dengan mengacu pada aturan berikut:

  1. Seminggu sebelum penanaman, masukkan pupuk kandang ke dalam lubang tanam dengan takaran 1 kg/ lubang.
  2. Masukkan tanah galian bagian atas (yang diletakkan di sisi kanan lubang tanam), aduk aduk dengan pupuk kandang.
  3. Sehari sebelum penanaman, masukkan Furadan 100 gr/ lubang dan NPK 100 gr/ lubang.
  4. Masukkan tanah galian bagian bawah (yang diletakkan di sisi kiri lubang tanam) ke dalam lubang tanam sehingga membentuk gundukan.

 

  1. Penanaman

Pengangkutan bibit untuk lokasi penanaman yang jauh dilakukan dengan pengepakan ke dalam bak-bak atau dalam plastik supaya tidak rusak. Selain itu hal ini akan memudahkan kegiatan menaikkan atau menurunkan bibit dari kendaraan serta pengangkutan ke lapangan.

Untuk tata cara penanaman sebaiknya mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka gundukan tanah pada lobang tanam menggunakan sekop atau cangkul.
  2. Sobek polibag dan ambil bibit, kemudian letakkan bibit ke lubang tanam yang telah dibuka dengan sekop atau cangkul.
  3. Padatkan tanah pada posisi bibit diletakkan supaya bisa berdiri tegak dan tidak tumbang karena hujan atau angin yang kencang.
  4. Letakkan sobekan polibag di atas ajir sebagai penanda bahwa polibag telah dilepas.
  5. Waktu penanaman harus memperhatikan kondisi cuaca. Sebaiknya penanaman dilakukan pada pagi hari. Sekiranya tidak selesai bisa dilanjutkan pada sore hari.
  6. Apabila sebelum hari penanaman tidak turun hujan dan tanah terlihat kering, maka sebaiknya waktu penanaman ditunda sampai turun hujan supaya tanah mengandung cukup air untuk pertumbuhan bibit di masa-masa awal.

, cara pemupukan sengon, jarak tanam sengon, cara menanam pohon sengon dan perawatannya, cara pembibitan sengon, budidaya sengon solomon, bisnis pohon sengon, harga bibit sengon laut

Kata terkait:

cara menanam pohon sengon agar cepat besar, cara pemupukan sengon, jarak tanam sengon, cara menanam pohon sengon dan perawatannya, cara pembibitan sengon, budidaya sengon solomon, bisnis pohon sengon, harga bibit sengon laut

Tips Sengon Solomon Tumbuh Bongsor

Tips Sengon Solomon Tumbuh Bongsor

Diantara pohon sengon yang pertumbuhannya paling cepat adalah jenis sengon Solomon. Pada umur 5 tahun sengon solomon bisa dipanen dengan diameter antara 40-50 cm. Dibandingkan dengan sengon laut lokal, pada umur 7 tahunan baru berdiameter sekitar 35 cm. Padahal biaya perawatan dan perlakuan sama antara sengon solomon dan sengon lokal.

Agar sengon solomon tumbuh lebih cepat maka perlu diberikan pupuk kandang 5 kg tiap lubang pada awal masa tanam. Pemberian pupuk kandang berikutnya pada saat sengon berumur 3 bulan yaitu satu gelas pupuk ponska yang diberikan tiap 3 bulan sekali selama 3 tahun. Memasuki tahun keempat pohon sengon tidak perlu untuk dipupuk hanya butuh perawatan seperti penjarangan. Penjarangan dipilih yang diameter cukup besar sehingga sudah laku dijual.

Pertumbuhan sengon solomon

Pertumbuhan sengon solomon terlihat lebih besar sejak awal tumbuh. Sebagai pembanding antara sengon solomon dan sengon lokal yang sama-sama ditanam di lahan dengan umur yang sama, sengon solomon sudah mencapai diameter 12-18 cm sedangkan sengon laut masih berdiameter 8-10 cm. Sekitar 2 tahun kemudian pada saat sengon berumur 5 tahun,diameter sengon solomon mencapai  35 cm sedangkan sengon lokal sekitar 20 cm.

Di daerah Kediri, pertumbuhan sengon solomon mencapai 24 cm sementara sengon lokal 2 cm. Pada umur 2 tahun diameter sengon solomon 8 cm dan tinggi 16 m sedangkan diameter sengon lokal  7cm dan tinggi 12 m. Di lihat dari perbedaanya memang tidak terlalu signifikan hal tersebut dipengaruhi dari kesuburan tanah dan lain-lain.

Pada umur 3 tahun diameter pohon solomon mencapai 10 cm dan tinggi 19 cm. Sedangkan sengon lokal berdiameter 8 cm dan tinggi 16 cm. Sekilas selisih hanya sedikit namun tinggi berbeda 3 meter. Pada umur 6 tahun, sengon solomon belum berbuah. Padahal sengon lokal pada umur 4 tahun sudah mulai berbuah. Itulah yang menjadikan harga benihsengon lebih mahal karena pembuahannya tidak secepat sengon lokal.

Sengon solomon asli sulit dibedakan

Keistimewaan yang dimiliki oleh sengon solomon menyebabkan banyak penjual yang menyediakan benih pohon sengon. Jika kita tidak hati-hati maka kita dapat tertipu karena sulit membedakan bibit sengon solomon dengan sengon lokal super. Apalagi ketersediaan benoh sengon solomon di Indonesia masih terbatas.

Cara relatif aman agar pekebun tak tertipu saat mencari sengon solomon adalah membeli dalam bentuk benih alias biji, bukan bibit. Benih sengon solomon berukuran lebih besar dan lebih berat daripada benih sengon lokal. ”Panjang benih sengon lokal rata-rata 4-5 mm sementara solomon hampir 2 kali lipat: 8-9 mm,” tutur Eko. Oleh karena itu, benih solomon pun lebih berat. Setiap kg benih sengon lokal rata-rata terdiri atas 40.000 biji, sementara solomon hanya sekitar 25.000 biji.

Selain itu, usahakan membeli benih bersertifikat untuk menghindari penipuan. Menurut Agus, saat tanaman sudah besar, perbedaan juga bisa diamati pada daunnya. Berdasar pengamatannya, daun solomon lebih lebar dan hijau muda sementara daun sengon lokal cenderung lebih kecil dan warna hijaunya lebih pekat. (Tri Susanti)

Dan jika anda menginginkan bibit kayu sengon, olahan kayu sengon maupun log kayu sengon dengan berbagai ukuran, kami menjual baik grosir maupun eceran. Silahkan hubungi kami di:

0821 3755 7003

Kata Terkait: Sengon, Pohon Sengon, Kayu Sengon, Harga Sengon, Budidaya Sengon, Jual Kayu Sengon, Jual Bibit Sengon, Harga Kayu Sengon, Harga Bibit Sengon

Penyakit Karat Tumor

Hama dan Penyakit Karat Tumor Pada Tumbuhan Sengon

Hama dan Penyakit Karat Tumor Pada Tumbuhan Sengon

Penanaman pohon didalam hutan merupakan suatu kegiatan yang memiliki berbagai fungsi baik untuk produksi maupun perlindungan, dalam penanamannya bila direncanakan dengan baik maka akan diperoleh pula kestabilan lingkungan. namun dalam penanamannya masih cukup banyak menemui kendala diantaranya terserangnya pohon oleh hama maupun penyakit yang umum menyerang suatu tanaman seperti halnya tanaman sengon.

Dalam penanaman pohon sengon, hama dan penyakit memang sering menyerang pohon ini diantaranya adalah hama dan penyakit karat tumor. Jenis seperti ini memang salah satu penyebab kerusakan hutan. Penyakit hutan dapat menimbulkan kerugian antara lain mengurangi kuantitas dan kulaitas hasil, tentu dengan hal ini biaya produksi pun menjadi meningkat. Menurut penelitian sejak tahun 2003 sampai saat ini penyakit karat tumor hampir menyerang seluruh area pertanaman pohon sengon yang belum bisa sepenuhnya teratasi. Yang mana menyebabkan penurunan kualitas kayu sengon sehingga daya jualnya pun turut menurun.

Sebenarnya apa hama dan penyakit itu? Hama adalah semua binatang yang menimbulkan kerugian seperti serangga, tikus, tupai dan beberapa hewan lainnya sehingga banyak yang beranggapan jika hama itu layaknya hewan serangga. Sedangkan pengertian penyakit yaitu karena adanya proses fisiologis yang disebabkan oleh gangguan secara terus menerus yang mengakibatkan aktivitas jaringan tidak normal.

Penyakit Karat Tumor

Penyakit Karat Tumor

Lalu apa saja faktor yang menyebabkan hama dan penyakit dapat berkembang dengan baik?

Berikut faktor yang menyebabkan hama dan penyakit dapat berkembang

  1. Tanaman inang (tanaman hutan) yang rentan dengan jumlah yang cukup
  2. Adanya hama yang ganas
  3. Kondisi lingkungan yang mendukung hama dan penyakit dapat berkembang denga baik
  4. Faktor manusia

Dalam perkembangannya hama dapat menyerang tanaman mulai dari biji, bibit, tanaman muda dilapangan, siap hingga sampai berada ditempat penyimpanan. Hama bisa menyerang diseluruh bagian tanaman mulai dari akar, batang sampai daun. Maka dari itu perlindungan perlu dilakukan apalagi jika serangan sudah cukup besar. namun hal ini biasanya belum begitu terasa jika dalam penyerangannya masih skala kecil, namun saat sudah cukup luas tentu akan semakin sulit untuk dikendalikan.

Penyakit tumbuhan yang dapat menyerang tumbuhan sengon seperti penyakit karat tumor juga mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit. Penyakit ini disebabkan oleh sebuah jamur karat yang sifatnya parasit dan dapat hanya saat memarasit jaringan hidup. Penyakit karat tumor dapat menular melalui penyebaran teliospora dengan bantuan air (embun), angin, serangga dan manusia. Teliospora dapat berkembang dengan baik jika adanya faktor pendukung seperi kondisi yang berkabut atau gelap yang air yang cukup.

Budidaya-tanaman-sengon-lapak-nasa

Pada tumbuhan sengon, bagian pada batanglah yang merupakan bagian yang paling rentan terhadap penyakit fungi karat ini. meskipun fungi karat ini dapat tumbuh karena kondisi yang lembab, namun pada musim kemarau masih dapat bertahan hidup pada bagian tanaman yang terserang. Apalagi saat musim penyerangannya akan semakin menyebar. Untuk mengatasi serangan fungi karat ini maka pada tahun 2008 dari bulan Maret sampai Oktober dilakukan uji coba untuk pengendalian penyakit ini yang bertempat di Kediri dan Ciamis untuk pohon sengon yang berumur 1 tahun dengan jarak tanam 2m x 3 m yang terletak di petak 110a. Yang terletak didalam wilayah Resor Polisi Hutan (RPH) Pandantoyo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pare, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kediri, Perum Perhutani Unit II Jawa Timur. Lokasi penelitian berada pada ketinggian 381 m-561m diatas permukaan laut, bertopografi datar sampai bergelombang dengan kemiringan dibawah 10 persen. Pada uji coba ini pengendalian karat tumor dapat menggunakan kapur : belerang (1:1) : garam (10:1) kapur : garam (10:1), untuk pengendaliannya dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya:

  1. Dapat dilakukan dengan cara pemangkasan
  2. Karat tumor dapat dikumpulkan kemudian dimasukkan dalam lubang lalu ditutp
  3. Pemberian perlakuan diatas dengan cara melabur ke seluruh permukaan batang utama dan penyemprotan ke seluruh permukaan pohon
  4. Dapat dilakukan setiap dua minggu sekali, untuk perhitungan jumlah karat tumor dapat dilakukan satu bulan sekali pada setiap satu bulan sekali.

Dan jika anda menginginkan bibit kayu sengon, olahan kayu sengon maupun log kayu sengon dengan berbagai ukuran, kami menjual baik grosir maupun eceran. Silahkan hubungi kami di:

0821 3755 7003

Kata Terkait : Tanaman Sengon, Pohon Sengon, Penyakit Sengon, Hama Sengon, Pengendalian Penyakit, Pengendalian Hama, Tumbuhan Sengon, Kayu Sengon, Jual Kayu Sengon, Jual Bibit Sengon, Harga Kayu Sengon, Harga Bibit Sengon

 

Memilih Pohon Sengon untuk Pemanfaatan Lahan

Memilih Pohon Sengon untuk Pemanfaatan Lahan

Pohon sengon merupakan tanaman yang dapat tumbuh disebaran iklim yang luas. dengan cirikhas pertumbuhannya yang cepat, dengan daya hidup yang tinggi sebab kultur perakaran yang menghunjam kedalam dan melebar kesamping. Antara besaran batang dan besaran akar hampir seimbang. Dengan akar tunggang serta batang yang berbentuk bulat. Kulit berwarna putih serta daun sengon yang bentuknya menyirip dan mudah rontok. Dengan buah yang berbentuk pipih yang panjangnya sekitar6-12 cm, berisi 15-30 biji. Biji yang sudah tua berwarna cokelat kehitaman, agak keras dan berlilin.

Pohon sengon merupakan salah satu tanaman yang serba guna karena mulai dari daun hingga akarnya memiliki fungsinya masing-masing. Seperti daun sengon sebagai pakan ternak yang cukup baik karena mengandung protein tinggi. Sistem perakaran yang mengandung nodul akar sebagai hasil simbiosis dengan bakteri Rhizobium yang dapat meningkatkan porositas dan penyediaan unsur nitrogen dalam tanah. Namun dilihat dari segi manfaatnya batang sengonlah yang memiliki manfaat yang paling besar dengan harga yang cukup tinggi yang banyak diusahakan untuk berbagai keperluan dalam bentuk kayu sebagai pembuat bahan baku pembuat peti, papan penyekat, pengecoran semen dalam konstruksi dan berbagai keperluan lainnya.

Sebagian besar para petani memang memanfaatkan lahan untuk penanaman padi, memang untuk dapat menikmati hasilnya memang lebih cepat, akan tetapi untuk hasilnya terkadang kurang memuaskan yang disebabkan oleh berbagai hal seperti ketersediaan air yang kurang sehingga hasil yang didapatkannya pun kurang optimal.

Sedangkan dalam penanaman pohon sengon, memang untuk menikmati hasilnya berbeda dengan tanaman sejenis padi, yang lebih cepat untuk menikmati hasilnya namun saat ini banyak yang menanam pohon sengon sebagai investasi untuk masa depan karena daya jualnya yang tinggi dan hasilnya pun cukup memuaskan.

Pohon sengon sebagai tanaman hutan yang dapat ditanam dilahan pertanian turut mendorong para petani untuk memanfaatkan lahannya untuk menanam pohon sengon. dengan mempertimbangkan berbagai hal, sebab pohon sengon termasuk jenis tanaman yang memiliki usia hidup yang tinggi. Selain itu dibandingkan pohon besar lainnya, pohon sengon pun lebih cepat untuk dapat dinikmati hasilnya dengan jenis kayu yang mudah dan kering dan mudah digergaji sehingga sampai saat ini kayu sengon masih menjadi primadona dalam dunia perkayuan di Indonesia.

P_20160807_130636

Dan jika anda menginginkan bibit kayu sengon, olahan kayu sengon maupun log kayu sengon dengan berbagai ukuran, kami menjual baik grosir maupun eceran. Silahkan hubungi kami di:

0821 3755 7003

Kata Terkait : Pohon Sengon, Tanaman Sengon, Lahan Pertanian, Pemanfaatan Lahan, Penanaman Pohon Sengon, Pemanfaatan Kayu Sengon, Jual Kayu Sengon, Jual Bibit Sengon, Harga Kayu Sengon, Harga Bibit Sengon

 

Memanfaatkan Pohon Sengon untuk Berbagai Keperluan

Memanfaatkan Pohon Sengon untuk Berbagai Keperluan

Saat ini pohon sengon memang menjadi tanaman  yang banyak dibudidayakan di Indonesia, pertumbuhannya yang cepat dan bernilai ekonomis. Selain itu  permintaan yang cukup banyak dipasaran untuk pembuatan berbagai keperluan seperti pembuatan peti kemas, kotak buah, papan dan bahan campuran meubel.

Dilihat dari manfaatnya sengon memiliki banyak manfaat, selain ditanam dan diambil kayunya untuk dijual, buah sengon juga dapat dimanfaatkan, bentuknya pipih bulat dan berwarna hitam memang secara sekilas mirip dengan buah jengkol. Disamping untuk ditanam kembali, buah sengon juga dapat dijadikan sebagai makanan camilan.

Pohon sengon termasuk tumbuhan yang mempunyai sifat mengikat nitrogen dan dapat meneduhkan lahan. Tumbuhan sengon juga tetap dapat tumbuh meskipun ditempat yang unsur haranya rendah, kadar garam tinggi dan keasaman tanah yang tinggi. Dengan cirikhasnya yang dapat tumbuh tinggi, membuat pohon sengon dapat tumbuh ditanah pegunungan.

Dengan menanam pohon sengon sebagai perbaikan lahan, ternyata hal ini juga mendapatkan tidak hanya dari segi lahan. Bisa dengan bijinya jika penanamannya cukup banyak tentu dalam pemanfaatannya akan lebih banyak, baik untuk pembibitan maupun untuk dimanfaatkan sebagai makanan camilan. Dengan semakin banyaknya pembudidayaan pohon sengon, maka nama sengon didunia perkayuan memicu budidaya sengon secara luas diberbagai wilayah di Indonesia. permintaan biji sengon kedaerah lain pun menjadi sangat tinggi.

Memanfaatkan pohon sengon untuk memperbaiki lahan yang kering, dan menghasilkan biji sengon yang cukup banyak menjadi bernilai lebih untuk pembibitan. Buah sengon untuk pembibitan, dapat melalui proses pemecahan dengan dipukul-pukul menggunakan palu.

Bijinya memang cukup keras namun bisa dikonsumsi dengan cara digoreng atau disangrai. Kulit yang dikelupas dari buahnya masukkan kedalam karung, agar dapat menjadi pupuk saat sudah busuk. Selain itu biji juga dapat dijadikan makanan bagi hewan monyet.

kita dapat memanfaatkan pohon sengon dengan berbagai keperluannya, seperti kayu yang dijual untuk kebutuhan bangunan, daun sebagai pupuk, buah sebagai bibit maupun konsumsi. Dengan berbagai pemanfaatan yang ada, pohon sengon menjadi populer di masyarakat Indonesia. bagi masyarakat yang memiliki lahan yang cukup luas dan belum dimanfaatkan secara maksimal, pemilihan pohon sengon menjadi pilihan yang tepat, selain dapat memaksimalkan lahan, keadaan lahan yang kering bisa menjadi subur dengan penanaman pohon sengon.

Dan jika anda menginginkan bibit kayu sengon, olahan kayu sengon maupun log kayu sengon dengan berbagai ukuran, kami menjual baik grosir maupun eceran. Silahkan hubungi kami di:

0821 3755 7003

Kata Terkait : Sengon, Pohon Sengon, Kayu Sengon, Manfaat Pohon Sengon, Jual Kayu Sengon, Jual Bibit Sengon, Harga Kayu Sengon, Harga Bibit Sengon

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pengaruh Tanah Berpasir dan Rendah Asam Pada Tanaman Sengon

Pengaruh Tanah Berpasir dan Rendah Asam Pada Tanaman Sengon

Dalam menanam pohon atau tanaman, pertumbuhan tanaman sangat dipengaruhi oleh tekstur tanah. Tekstur tanah mempunyai kemampuan dalam menahan air dan unsur hara yang terkandung di dalamnya. Pada tekstur tanah berpasir akan menyebabkan rendahnya kemampuan dalam mengikat air dan unsur hara. Jadi meskipun kita melakukan pemupukan secara berkala namun akan mudah hanyut kala hujan deras. Kondisi ini akan diperparah jika kandungan asam cukup rendah sehingga kandungan unsur hara yang terkandung di dalamnya akan kurang seimbang.

Pada kondisi tanah asam akan menyebabkan terganggunya perkembangan perakaran tanaman karena adanya hambatan fisik tanah. Pada tanah asam, konsentrasi Al (aluminium) cukup tinggi sehingga menghambat pembelahan sel pada ujung akar sehingga fungsi akar dalam menyerap air dan unsur hara menjadi terganggu.

Dengan berbagai kendala seperti terganggunya akar dalam menyerap air dan unsur hara, kemampuan tanah yang rendah dalam mengikat unsur unsur hara dan air dan ketersediaan unsur hara yang kurang seimbang menyebabkan terganggunya pertumbuhan tanaman.

Pada tanaman yang kekurangan zat besi (fe) gejalanya nampak pada bagian tanaman yang masih muda. Pada tulang daun terjadi perubahan warna dari kehijauan menjadi kekuningan atau agak keputihan. Jika gejala tersebut berkelanjutan maka tidak bisa menutup kemungkinan tanaman tersebut akan mati. Setiap tanaman membutuhkan proses fotosintesis demi kelangsungan hidupnya. Jadi jika ada gangguan pada pembentukan hijau daun maka akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman.

Maka untuk tanaman sengon jika di tanam di tanam pada tanah yang bertekstur pasir dan asam serta kekurangan unsur Mn, Mo dan Fn maka akan mengakibatkan beberapa hal:

  1. Terganggunya proses fotosintesis

Berkurangnya unsur Mn akan mempengaruhi proses fotosintesis dimana unsur Mn sangat penting dalam fase fotolisis. Dengan adanya kekurangan unsur Fe maka akan terganggu pada penyusunan klorofil. Sedangkan klorofil merupakan syarat terjadinya fotosintesis. Sehngga dengan kekurangan unsur Fe proses fotosintesis akan terhambat.

  1. Terganggunya proses penyerapan unsur hara

Tekstur tanah yang berpasir akan berpengaruh langsung pada terganggunya sistem perakaran. Dimana akar berfungsi sebagai penyerap unsur hara dan air. Tanah yang berpasir menunjukkan rendahnya kemampuan tanah dalam mengikat unsur hara dan air.

  1. Terganggunya fotosintesis dan penyerapan unsur hara dan air maka berdampak pada terganggunya pertumbuhan tanaman sengon.

Dengan demikian tanah yang berpasir dan rendah asam kurang cocok bila di tanami berbagai jenis pohon sengon karena mempunyai resiko kematian yang cukup besar. Sehingga bila ingin menjadikan lahan sengon membutuhkan biaya yang sangat banyak dan cukup waktu agar tanah tersebut dapat diolah.

Tanah yang mempunyai pH yang rendah dapat diberikan kapur seperti dolomit untk menetralkan kandungan asam yang rendah. Setelah itu tanah perlu di bajak (dicangkul) agar kapur dan tanah bercampur rata. Lahan tersebut perlu didiamkan selama minimal 2 minggu untuk memberikan kesempatan kapur terserap ke dalam tanah.

Untuk menunjang kekurangan unsur hara perlu diberikan pupuk kandang, pupuk kompos atau pupuk urea sesuai dosis yang dianjurkan. Pemberian kapur jangan berdekatan dengan waktu penanaman agar kapur tercampur rata dan menyerap dalam tanah. Di samping itu perlu pemberian pupuk untuk memenuhi kekurangan unsur hara dalam tanah.

Setelah semuanya siap, barulah kita dapat menanam lahan tesebut dengan jenis tanaman lain terlebih dahulu. Setelah tanaman pendukung telah tumbuh dan berumur beberapa minggu, barulah kita dapat menanam dengan pohon sengon.

Dan jika anda menginginkan bibit kayu sengon, olahan kayu sengon maupun log kayu sengon dengan berbagai ukuran, kami menjual baik grosir maupun eceran. Silahkan hubungi kami di:

0821 3755 7003

Kata Terkait: Sengon, Kayu Sengon, Pohon Sengon, Harga Sengon, Budidaya Sengon, Jual Kayu Sengon, Jual Bibit Sengon, Harga Kayu Sengon, Harga Bibit Sengon